Dalam rangka bentuk pelestarian budaya panahan tradisional, Klub
Jemparing Manggilingan dibawah naungan Pemerintah Desa Pakel, Kecamatan Bareng,
Kabupaten Jombang menggelar perlombaan jemparingan atau panahan tradisional (GLADHEN)
di Lapangan Sasono Jemparing Manggilingan yang ada di desa Pakel pada Minggu,
29 Juni 2025.
Pada kegiatan GLADHEN tersebut, disediakan beberapa kategori
perlombaan panahan yang diikuti oleh berbagai kalangan. Dengan diikuti oleh
sejumlah 330 peserta. Yang mana peserta sangat antusias, hingga sebagian mereka
turut hadir di hari sebelumnya.
Acara yang bertajuk "GLADHEN AGENG MANGGILINGAN"
itu merupakan agenda rutin tahunan yang mengangkat semangat pelestarian budaya,
khususnya panahan tradisional.
Sudarmaji, Kepala Desa Pakel mengungkapkan bahwa jenis
panahan tradisional yang disebut Jemparing merupakan warisan leluhur yang dulu
di Desanya menjadi tempat pembuatan panahan tersebut.
"Masyarakat mengetahui, ceritanya bahwa panahan ini
berasal dari Pakel. Karena disini ada dusun yang namanya Jemparing. Kemudian
ditemukan juga peninggalan-peninggalan dari Majapahit," tandasnya.
Ia menambahkan, dengan digelarnya kegiatan panahan itu
sebagai upaya agar masyarakat gemar dengan olahraga, khususnya panahan. Apalagi
panahan Jemparingan itu, menurutnya, bagian dari warisan budaya yang harus
diketahui dan dilestarikan oleh masyarakat
"Harapannya agar bagaimana memasyarakatkan kembali
olahraga panahan tradisional ini agar lebih populer. Agar lebih dicintai
masyarakat Pakel, masyarakat Jombang, masyarakat Indonesia sehingga lebih
mengenal olahraga panahan yaitu Jemparingan," ujarnya.
Sumber :